“Selamat Tahun Baru”

Dear Blog,
Tidak terasa 1 tahun begitu cepat berlalu. Suka dan duka menjadi warna dalam perjalanan selama 1 tahun. Kalau melihat flashback ternyata apa yang telah di capai tahun ini jauh dari apa yang di rencanakan. Sebagaimana tema yang menjadi motivasi dalam melewati tahun 2006 yaitu tahun kemuliaan, jika berbicara jujur persentase pencapaiannya adalah 40%. Sejauh ini pemberontakan dan kesombongan hati masih lebih dominan dan tentu saja kemuliaan yang dimaksud sifatnya hanyalah sesuatu yang duniawi. Susah memang untuk menundukkan diri secara penuh dalam otoritas Sang Kebenaran. Daging ini lebih senang dengan sesuatu yang memabukkan daripada latihan ketaatan.

Namun tuntutan untuk wajib masuk dalam kedewasaan mewarnai pola pikir dalam  melangkah di tahun 2007.

Kesadaran bahwa perjalanan yang tidak senyaman tahun-tahun sebelumnya membawa pribadi ini untuk mulai realistis dalam memandang kehidupan. Masa-masa untuk bersenang-senang dan bersantai sepertinya sudah tidak cocok lagi untuk diterapkan. Hanya bekerja keras dan keberanian untuk menerobos badai yang menjadi rekomendasi yang paling cocok dalam menghadapi tahun 2007. Sama seperti tahun kemarin ketidakpastian menjadi variabel yang sangat sulit untuk diperhitungkan. Yang berbeda dampak psikologis dalam bentuk kekuatiran terasa lebih kental ketimbang tahun kemarin. Mungkin ini disebabkan oleh situasi sekarang yang lebih banyak menuntut untuk lebih banyak menghasilkan daripada hanya sekedar menjalani proses. Bahkan perasaan terasing dalam kesendirian mungkin akan banyak mewarnai perjalanan tahun ini. Saat-saat seperti ini seringkali menjadi bagian paling mengasikkan dalam setiap babak perjalanan. Hal ini disebabkan oleh tingkat kesadaran untuk keluar dari alam mimpi lebih besar ketimbang keinginan untuk berkubang dalam angan-angan.

Tema tahun ini adalah the year of dominion. Secara filosofis memberikan harapan bahwa dalam tahun ini segala sesuatunya dapat tunduk dalam dominasi total otoritas Ilahi. Ajakan untuk kembali pada titik nol adalah suatu keharusan untuk dapat memaksimalkan potensi yang tertidur. Itulah yang menjadi inti the year of dominian bahwa segala sesuatunya kembali pada dominasi Tuhan dalam kehidupan pribadi. Dengan Dia keyakinan untuk tidak tunduk pada dunia kemunafikan dan pilihan untuk kompromi bukanlah sesuatu yang omong kosong saja. Idealisme untuk tetap berjalan dalam kebenaran pasti akan tetep tidak ketinggalan zaman jika Dia tetap ada di dekatku. Senyuman kemenangan dan sorak kegirangan menjadi kepastian dalam menghadapi segala tantangan yang ada di depan sana. Ketakutan dan kekhawatiran akan dihapuskan dalam kamus perenungan dan tindakan.

Akhir kata tahun ini saya awali dengan doa: "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku".
Amen

One Response to ““Selamat Tahun Baru””

  1. KooLSoNiC Says:

    yeah,benar sekali bro,,,segala perkara dapat kutanggung didalam Dia,,
    gw taun ini sebenernya pengen skul lagi tapi musti nyari kerjaan lain dulu neh cuz kalo dari sini kejauhan,,hehehhe.,doain gw ya bro.
    GBU ..
    ^o^

Leave a Reply