“panggilan untuk kembali”
Wahai manusia
sungguh mulia diantara seluruh makhluk
unik dan berbeda satu sama lain
seperti bunga dengan aneka warnanya
Namun sayang keangkuhan hatimu
merusak segala sesuatu
yang ada pada genggamanmu
bahkan menjadikannya hilang tanpa bekas
Engkau tercipta untuk suatu tujuan ilahi
tapi kenapa pemberontakan dan kebebalan
selalu menarik dan menyenangkan
dalam setiap pilihan dan kemauaanmu?
Sungguh menyedihkan nasibmu
tertimpa kebinasaan dan kehancuran
sampai kapan engkau mengeraskan hatimu
dan berkata tidak pada suara kebenaran?
kembalilah dalam pelukan Bapamu
ada cinta yang sanggup memulihkanmu
tanpa menuntut suatu apapun
yang ada hanya kerinduan untuk memelukmu
Saat semua orang meninggalkanmu
tidakkah Dia tetap berada disampingmu
meyakinkanmu bahwa engkau aman
dalam gendongan kasihNya
Lupakah engkau pada saat-saat itu
dimana sukacita dan kebahagiaan
menjadi perhiasan dalam melewati hari-harimu?
pulanglah karena Dia tetap dengan sabar menantikanmu
Untuk kembali