“Hanya milikMu”

Melihat wajah dan senyumannya
menimbulkan kerinduan untuk menemuinya
namun kesan yang timbul sejak saat itu
membuatku malas untuk kembali menghampirinya

Memang dia tambah manis dan cantik
tapi setiap terpaku dengan pesonanya
bukanlah keindahan yang aku rasakan
tapi memori masa lalu yang kembali terputar dalam pikiranku

Entah kenapa bagian itu belum terhapus dalam ingatanku
rasanya belum sembuh benar luka itu
padahal itu sudah lama sekali
udah bertahun-tahun bahkan

Sungguh aneh dan menyiksa
sepertinya secara psikologis aku sakit
tapi terkadang hal itu hanya seperti de javu
tiba-tiba pergi dan kembali

Pulihkan aku Tuhan
aku mau benar-benar total takluk padaMu
bosan jiwaku dengan pemberontakan
jenuh hatiku dengan kenajisan

Sepertinya perjalanan baru
yang bentar lagi kulewati
sangat tepat untuk mulai meninggalkan semuanya
hilang dalam kenangan masa lalu

Semuanya kembali pada permulaan
awal dari suatu langkah
dimana yang ada hanya gairah dan harapan
akan tercapainya cita-cita dan impian

Bawa aku terbang bersamaMu
mengalirkan air kehidupan
kemana Engkau menuntunku
untuk menjadi cahayaMu

Jangan biarkan aku tersesat lagi
dalam sesuatu yang semu
aku ingin hidup dalam kebenaranMu
dalam setiap langkahku

Cintaku
Hasratku
Idealismeku
hanya milikMu

One Response to ““Hanya milikMu””

  1. kristoper Says:

    carilah dulu kerajaan Allah, maka semua akan diberikan kepadamu!hex3…..maksudnya apa ya?
    jadi ga’ngerti, tertawa lagi aja ah, hix3………….
    bersemangat!GBU

Leave a Reply