Archive for December, 2005

“Sekolah Percaya”

Monday, December 26th, 2005

Sungguh merupakan suatu kehormatan bagiku ketika Dia mau masuk dalam kehidupanku…
Segalanya menjadi baru ketika Pribadi yang benar-benar nyata ini
memberikan keindahan yang tidak pernah aku rasakan dimanapun juga di
dunia ini…
Damai…sungguh damai, aq tidak ingin kehilangan perasaan ini.
Dia datang membalut semua luka-lukaku,menghapuskan semua air mataku dan
tentu saja Dia membawaku melangkah melewati jalan yang baru…Jalan
yang mengubah kehidupanku…….Itulah pertama kalinya aq menyadari
bahwa Tuhan benar-benar nyata dalam hidupku..

Sudah 6 tahun terlewati sejak Tuhan Yesus masuk dalam kehidupanku…
Banyak hal telah terjadi , namun justru dalam perjalanan ini seringkali
justru apa yang aq perbuat tidak mencerminkan perkataan cintaku
pada-Nya.
Pemulihan keluargaku sudah aq lihat tapi justru sekarang malah diriku
yang butuh dipulihkan…Aq terjatuh-bangun dalam dosa,dan sifat manusia
lamaku ternyata masih ada yang belum berubah. Keinginan-keinginan yang
tidak kudus seringkali menguasai benakku… Bahkan beberapa minggu yang
lalu aq pernah bertelut dihadapan altar Allah dan berkata kepada Tuhan
bahwa aq mau berubah,tapi justru saat ini aq bingung bagaimana
caranya??? Benar-benar aneh,kemanakah semua firman Tuhan yang aq
pelajari selama ini,bahkan mengenai pertobatanpun aq tidak tau
bagaimana caranya…..
Sepertinya Tuhan sudah melepaskan genggaman tanganNya dan membiarkanku
untuk berjalan sendiri…Tanpa perlu dituntun,tapi aq tau Dia tetap
memperhatikanku….Dia tetap menayangiku,dan mengasihiku….Meskipun
demikian aq harus berjuang untuk tetap setia meskipun bisikan "suara
kegelapan" mengajakku untuk berpaling.
Satu perkataan yang terucap dari mulutku,"Tuhan aq tidak mampu tapi aq percaya kepada-Mu"…

Setiap hari aq akan berjuang untuk tetap percaya pada Tuhan dalam
segala hal. Iya saat ini aq harus berjuang,karena aq bukan anak
gampangan…Dan..aq ingin mengalami apa yang seringkali aq dengar bahwa
bersama Yesus, aku tetap berkemenangan.Karena aq tau perjalanan hidupku
adalah "Sekolah Percaya" yang harus terus aq ikuti sampai aq lulus dan
akhirnya pulang ke rumah Bapa….Bahkan meskipun sampai Nyawaku
terlepas dari raga ini… Karena aq tau "Siapa yang aq Percaya"…..

Jesus I Believe in you
Jesus I Belong to You
You’r The reason that I live
The Reason That I sing
with al I am

Tulisan diatas adalah refleksi dari kehidupan saya setelah 6 tahun
mengenal Kristus..Desember ini adalah tepat 6 Tahun setelah saya
menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya.Namun ternyata
tidaklah mudah untuk tetap mempercayakan seluruh kehidupan ini kepada
Tuhan Yesus.Banyak tantangan yang muncul baik dari diri
sendiri,lingkungan,maupun dari pergaulan hidup sehari-hari.Bahkan hal
tersebut tidak jarang membuat saya berpaling dari Kristus.Tapi itu
bukan berarti bahwa saya harus berhenti.Karena hidup ini terus
berjalan… Dan perjalanan kehidupan inilah yang saya namakan "Sekolah
Percaya"….

“New Year”

Monday, December 26th, 2005

Hai..hai..hai
Tidak terasa sebentar lagi sudah memasuki Tahun 2006… Kata orang ini merupakan tahun yang tidak mudah alias sulit.Tapi kata Pak Arifin Tahun besok adalah Tahun Kemuliaan. Tentu saja saya lebih prefer opini yang kedua..
Sebelum memasuki Tahun Yang baru ini saya menyempatkan diri untuk memulai mengotori Blog saya dengan karya-karya yang akan terus meningkat dari segi kualitas (Amen) :)

Dan tentunya ini merupakan langkah awal bagi saya pengen belajar HTML agar tampilan blog saya terlihat menarik (belajar dimana yah hehehe)

Harapan saya Tahun depan saya akan lebih tertib, disiplin dan mulai menetapkan sasaran-sasaran yang jelas dalam perjalanan hidup saya untuk membuat sejarah dalam dunia ini (Ga percaya? Liat aja ntar)
For All… Happy New Year 2006 and tidak lupa juga mengucapkan Merry X’MAS

“PLAGIARISME”

Monday, December 26th, 2005

Beberapa waktu yang lalu saya
mengikuti sebuah perlombaan menulis artikel disebuah forum diskusi.Ini
merupakan pengalaman pertama saya dalam mengikuti sebuah perlombaan menulis
artikel sehingga tentu saja saya sangat bersemangat dalam mengikutinya.Akan
tetapi karena keterbatasan waktu, artikel ini saya buat hanya dalam waktu 3 jam
sebelum lomba ditutup dan tentu saja hasilnya tidak melalui proses editing dan
perenungan makna lebih dalam.Namun cukup mengejutkan awalnya artikel ini
mendapatkan respon yang lumayan dari pembaca.Hingga akhirnya ada salah seorang
juri yang mengatakan bahwa karya saya dikatakan merupakan hasil plagiat dari
karya orang lain.Jujur saja hati saya “Tersinggung” dengan pernyataan salah
seorang juri tersebut, sebab kutipan yang saya cantumkan saya berikan keterangan
mengenai penulis aslinya, apalagi memang forum tersebut tidak memiliki fasilitas
untuk mengakomodir penggunaan footnotes.Tentunya sebagaimana manusia pada
umumnya, ketika mendapatkan serangan langsung yang tertuju pada dirinya, nalurinya
akan meresponi dalam bentuk pembelaan diri.Sehingga mulailah saya tertarik untuk
mencari tau mengenai apa itu plagiarisme.

Menurut saya plagiarisme adalah
suatu keadaan dimana seseorang yang dalam karyanya menggunakan
informasi, data-data, hasil penelitian orang lain, simbol-simbol, tulisan, gambar
dan lain sebagainya yang bukan merupakan hasil karyanya sendiri namun tidak memberikan
penjelasan darimana dia memperolehnya sehingga seolah-olah menimbulkan image
bahwa hasil karya orang lain yang terdapat dalam karyanya merupakan hasil
pemikiran "asli" dari orang tersebut.Sebagai pembanding kita bisa
melihat definisinya di
http://id.wikipedia.org/wiki/Plagiarisme dan http://72.14.203.104/search?q=cache…risme%22&hl=en)


Sehingga dari definisi tersebut dapat diuraikan unsur-unsur plagiarisme yaitu:

1.Penggunaan karya orang lain
dalam hasil karyanya.

2.Penggunaan tersebut tanpa
penjelasan mengenai penulis aslinya

 

Bahkan yang cukup mengejutkan
kasus plagiarisme ini juga terjadi di negara-negara yang memiliki tradisi
ilmiah yang kuat seperti Amerika, Inggris, Kanada (lihat:http://www.iptek.net.id/ind/berita/…_idx.php?id=155,dan,http://dapmalaysia.org/malaynet/lks1037.html)..)

Hal ini merupakan indikasi bahwa
pengaruh Instanisme ternyata sudah sangat kronis, dan telah merasuk kedalam
jiwa calon-calon ilmuwan muda sehingga perlu penanganan yang serius…Adapun
alasan melakukan plagiarisme ini menurut pendapat saya adalah :
1. Terjadinya stgananisasi ilmu

Ada saat-saat tertentu dimana
seseorang kehabisan ide-ide untuk berkarya.Demikian juga ada saat-saat dimana
sebuah generasi kehabisan ide-ide baru untuk proses pengembangan sebuah
ilmu.Pada saat inilah ada kemungkinan seseorang untuk mencari sumber-sumber
lama yang mulai dilupakan orang dan dipublikasikannya lagi sebagai sebuah karya
baru padahal merupakan hasil jiplakan.Apalagi dengan sangat mudahnya mengakses
informasi di dunia internet saat ini hal ini sangat mungkin terjadi…
2.Demi Popularitas

Ada kalanya seseorang menginginkan dirinya
mendapat perhatian yag besar dari orang banyak.Hal ini memang merupakan sesuatu yang manusiawi karena secara psikologis manusia membutuhkannya.Misalnya seorang mahasiswa yang ingin terkenal lalu megambil tulisan
orang lain untuk dimasukkan dalam majalah mahasiswa sehingga sang mahasiswa
dianggap mahasiswa yang kritis dan kreatif.

3.Rendahnya Sumber Daya Manusia
Hal ini terjadi memang karena
kurangnya mutu pendidikan yang diterima dari orang tersebut sehingga ketika dia
mendapatkan suatu hal baru di daerah lain (yang memiliki kualitas lebih baik)
dan ternyata disana banyak hal-hal baru yang tidak dimiliki di daerah asalnya
sehingga muncul keinginan untuk mempublikasikannya di daerah asalnya.Namun
dalam proses publikasi tersebut dia tidak mencantumkan penulis aslinya sehingga
dia dianggap sebagai penemunya…Ada kemungkinan juga ada seseorang yang malas
dan memang bodoh karena rendahnya minat bacanya,namun dikejar tugas-tugas dari
sekolahnya,dan demi nilai terpaksa dia menjiplak karya orang…

 

Mungkin ada banyak alasan-alasan
lain yang bisa kita diskusikan lebih lanjut tentang hal ini…Yang jelas
plagiarisme merupakan kejahatan besar bagi komunitas masyarakat ilmiah…Hal
ini akan mengakibatkan akan berkurangnya penemuan-penemuan baru bagi kehidupan
manusia….Oleh karena itu perlu adanya pengawasan yang ketat dari masyarakat
sendiri mengenai hal ini.Sebagai contoh dibentuknya sebuah dewan ilmiah yang
memiliki tugas untuk menilai sebuah karya ilmiah dan menguji
keasliannya.Semangat anti plagiarisme paling tepat dimulai dari sekolah-sekolah
dan kampus-kampus karena kebanyakan bibit-bibit plagiarisme muncul
disana….Selain itu plagiarisme amat sangat tidak sehat bagi seseorang yang
dalam hidupnya ingin menjadi "Garam dan terang bagi dunia"….Sebab
hikmat yang berasal dari Allah itu tidak mengajarkan kita untuk mencuri
sebagaimana Plagiarisme merupakan salah satu tindakan pencurian terhadap ide
seseorang….


Namun ada hal lain yang menarik ditanyakan adalah ketika hasil
ringkasan/rangkuman yang dimasukkan dalam karyanya,apakah hal itu dapat
dikatakan bahwa seseorang tersebut telah menjiplak???? Mengenai hal ini bisa
kita diskusikan juga tanpa harus membatasi topik diskusi kita mengenai
plagiarisme..


Oleh karena itu marilah sama-sama menentang plagiarisme.Namun sebelum itu
marilah kita memahami apa itu plagiarisme sehingga kita tidak hanya sekedar
menjadi seseorang yang "Asal Bunyi"…Sehingga kita tidak terjebak
dengan penggunaan istilah secara sembarangan, terutama ketika menilai karya
seseorang.Selain itu juga bagi para penulis bisa mengetahui bahwa menjadi
seorang plagiat itu tidak baik dan tidak sehat untuk pengembangan kemampuannya
dalam hal menulis…
Oh yah, tulisan yang saya ikutkan pada lomba menulis artikel tersebut ada akhirnya menempati posisi kedua.Cukup lumayan untuk langkah awal menjadi penulis handal.Namun memang masih perlu diedit lagi terutama mengenai bagian yang dikatakan merupakan hasil plagiat..

Menulis butuh sebuah keberanian, bukan hanya sekedar omong doank..